Ronsen’s Blog

memandang dunia (maya) dengan sebelah mata

Gosip

with one comment

Sepertinya blog ini akan terisi banyak tentang keberatan saya tinggal di negeri ini. Hehehe… tidak apalah, setidaknya bisa mengurangi beban pikiran saya terhadap kejengkelan yang terpendam selama ini.

Saat ini saya mau berbicara tentang kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya kehidupan bertetangga di tempat saya. Ketika saya masih kecil saya sering melihat ibu-ibu berkumpul secara bergantian di ruman tetangga. Awalnya saya berpikir ada baiknya mereka bersama, soalnya semua rata-rata ditinggal suami bekerja. Yah, kelihatannya baik-baiknya saja, tetapi sering malah saya melihat mereka bertengkar. Ini bertengkarnya serius lho, sampai seluruh kampung berdatangan dan para suami hanya diam melihat istri mereka berteriak-teriak mengeluarkan kata-kata kasar. Entah apa yang memicu pertengkaran tersebut, saya tidak mau ambil pusing.

Kemudian saat saya tinggal di Bandung pernah digosipkan sebagai pengguna narkoba, hanya karena bapak kos menemukan kantong plastik berisi penuh dengan obat-obatan. Awalnya saya tidak mengerti mengapa abang tukang indomie tidak mau berbicara lagi pada saya. Dan beberapa sekelompok pemuda tanggung yang sering nongkrong sampai tengah malam pun memandang sinis ke saya. Setelah itu beberapa hari kemudian saya mengerti masalahnya setelah diberitahu oleh teman saya. Hebat, kok bisa obat sakit kepala, sakit perut, dan obat-obatan lain disangka sebagai narkoba?

Dari kedua cerita di atas saya simpulkan kebanyakan masyarakat Indonesia suka membicarakan sekelilingnya. Dan biasanya mengarah ke arah yang negatif. Menyimpulkan sendiri tanpa berani bertanya langsung kepada orangnya. Lingkungan seperti ini sangat sering saya temui bahkan di kota besar seperti Jakarta. Memilih tempat tinggal dimana tetangga yang tidak suka usil dengan orang lain sangatlah sulit. Bukan hanya itu jika saya bertemu dengan orang yang seperti ini, jangan harap ketemu lagi dengan saya di lain hari.

Written by Ronsen

Januari 10, 2007 pada 7:10 pm

Ditulis dalam Personal

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. eh, eh, si Ronsen ini bukan homok lho…
    *gossiiiipppppp…wikikiki…*

    Junkerz side B

    Januari 16, 2007 at 6:25 pm


Tinggalkan Balasan