ahmadiyah tidak perlu dibela
tampaknya agama dan keyakinan masih tetap menjadi salah satu pemicu kekerasan di negara ini. padahal katanya agama itu mengajarkan kebaikan tapi kenyataannya banyak orang yang mempelajari agama malah menjadi tambah beringas dan otaknya tambah tumpul. dan anehnya lagi kok masih butuh agama supaya bisa berbuat baik?
ada berita yang membuat saya agak kaget siang ini. diantara berita naiknya harga bbm dan kedatangan om bill gates seperti biasa isu ahmadiyah gak kalah menarik biarpun seolah-olah mulai memudar. yang membuat saya tertarik adalah ikutnya pemimpin konferensi wali gereja indonesia romo benny susetyo dalam unjuk rasa membela ahmadiyah. hah? sebagai orang kristen saya agak terkejut dengan tindakan romo ini.
selama ini memang umat kristen sering mendapat perlakuan tidak adil oleh sekelompok orang yang lagi-lagi mengatasnamakan agama. penutupan paksa gereja dan pengeboman gereja tidak pernah mendapat porsi di mata pemerintah. tapi saya selalu kagum melihat umat kristen yang melihat itu hanya sebagai cobaan dari tuhan dan kesalahan tersebut bukan oleh kelompok yang marah-marah tak jelas tersebut tapi menjadi refleksi terhadap gereja itu sendiri. orang kristen yang saya tahu tidak suka membela agama apalagi sampai membela tuhannya. tuhan kok dibela? ada-ada saja…
nah, sekarang romo yang satu ini malah membela agama orang lain. apa gak salah alamat nih? atas dasar hak azasi manusia? efeknya malah menjadi tambah parah, malah fpi balik memperingati orang kristen:
“Saya berikan peringatan supaya tidak melebar menjadi konflik Islam-Kristen,” ujar habib rizieq shihab, ketua umum front pembela islam.
semoga saja umat kristen yang lain tidak ikut-ikutan dan biarkan saja mereka panas-panasan yang tak menentu. toh masih ada pemerintah yang berperan sebagai wasit, kita jadi penonton saja. dan jika umat ahmadiyah percaya kepada tuhan, silakan berdoa dan minta tolong kepada tuhan, itu yang biasa yang dilakukan oleh umat kristen. hehehe…
Salam Kenal Bang,
| Telah Dituliskan 1 year, 2 months agobuka salam.
saya sekedar ingin bertegur sapa mengenai tulisan “Ahmadiyah Tidak Perlu di Bela”. bagi saya kepedulian umat Nasrani terhadap hal ini bukan atas respon Teologis tapi lebih pada solidaritas HAM. kalau seandainya kepedulian KWGI atas respon Teologis saya kira semua sepakat bahwa itu bukan lingkaran yang boleh dimasuki oleh pihak Non-islam. tapi kalau respon tersebut selain teologis bagi saya itu sangat SAH.
tutup salam.
sayangnya isu ahmadiyah ini lebih ke isu agama dari pada solidaritas ham. isu ajakan membunuh pengikut ahmadiyah malah tidak mendapat perhatian pemerintah. apa karena mereka takut sama fpi.
| Telah Dituliskan 1 year, 2 months agoHam juga bagian dari agama, agama tidak melulu berbicara teologis. dasar pijakannya untuk mengikuti konvoi ahmadiyah adalah UUD 1945 tetang kebebasan beragama didunia, maka sikap KWGI tersebut saya definisikan sebagai kepedulian terhadap HAM. kecuali MUI, memang sorotannya termasuk teologis juga.
| Telah Dituliskan 1 year, 2 months agoPelan tapi pasti, ajaran agama justru menjauhkan diri manusia sebagai kodrat yang independen dihadapan penciptanya, status sukma sebagai indikator “Yang Abadi” telah termarjinalkan oleh berbagai generalisasi dari ayat-ayat yang sebenarnya berorientasi pada hal-hal materiil. Budi telah menjadi hanya sekedar implementasi dari text book yang sebenarnya tidak mungkin bersenyawa dengan hakekat keabadian. Pada akhirnya ajaran agama telah menjadi semacam “to lie to public” selama berabad-abad peradaban manusia semenjak ajaran tersebut muncul.
Agama merupakan seperangkat justifikasi, sosial, politik, hukum, adat budaya, bahkan perkawinan, dan urusan makan-tidur, sehingga apapun yang dilakukan antar agama hanyalah sebatas pada tataran dunia, jika pun alasan yang digunakan untuk tujuan teologis, maka teologi dalam pengertian teologi keduniawian.
Sehinga pembelaan oleh agama apapun kepada ahmadiyah, atau sebaliknya, tidak akan membawa efek apapun terhadap “status Ketuhanan”. Jadi diakui ataupun tidak diakui pembelaan tersebut tetap pada taraf keduniawian.
| Telah Dituliskan 1 year, 2 months ago