Ronsen’s Blog

memandang dunia (maya) dengan sebelah mata

java siang hari, php malam hari

with one comment

satu bulan ini gua lagi asyik belajar php. alasannya sih karena dua tahun yang lalu gua beli web hosting yg support php. tadinya gua mau pake buat ngeblog. karena udah buang duit beli hosting tapi gak dimaksimalkan akhirnya gua belajar php.

dulunya php gua kenal sebagai bahasa scripting. kebanyakan hanya digunakan sebagai bahasa procedural. gua gak suka cara memprogram seperti ini. capek. logik dan hasil selalu ditampilkan dalam satu file php. belum lagi harus include file ini dan itu, tambah bikin berantakan. mungkin karena banyak alasan seperti ini akhirnya php men-support oop. tapi ini juga tidak cukup membantu menggunakan php. gua butuh framework.

  1. CakePHP
    pilihan pertama gua adalah CakePHP. pertama kali lihat framework ini mirip sekali dengan Ruby on Rails. kalo sudah pernah nyicip ROR pasti sudah mengertilah kerjanya. MVC, ActiveRecord, Helpers, bla-bla-bla. keren deh pokoknya. tapi ada tapinya nih, minimnya dokumentasi membuat gua hampir putus asa. masak semuanya harus mengandalkan google?
  2. CodeIgniter
    awalnya gua gak terlalu tertarik dengan framework yang satu ini. tapi karena masih belum mampu menguasai CakePHP gua sempatkan diri ngelirik-lirik CodeIgniter. wow, ini yang kok mirip Spring Framework. asyik-asyik.

anehnya kebanyakan orang tidak begitu suka menggunakan framework. padahal dengan menggunakan framework kita dilatih untuk mengikuti pola yang benar. memimalis menggunakan query-query sql yg makin lama tambah aneh. duplikasi dimana-mana karena dipastikan jika membuat sebuah web kita diharuskan membuat tampilan di sisi client dan admin.

[1] www.cakephp.org
[2] www.codeigniter.com

Written by Ronsen

Juni 23, 2008 pada 3:22 pm

Ditulis dalam Java, PHP, Personal

Ditandai dengan ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Gw buta banget yang beginian…ajarin donk!

    Putu Adi

    Juli 11, 2008 at 8:47 pm


Tinggalkan Balasan